Sabtu, 28 Januari 2017

MEET MY NEW SMARTPHONE, NGGA TENAR TAPI PERFORMA OKE

Diposting oleh Pebri Haloho di 06.07 0 komentar
Hay kamu, apa kabar? Semoga kamu dalam keadaan baik selalu ya.
Aku pengen cerita tentang hape yang baru aja aku beli kemaren.  Jadi ceritanya kemaren aku bolos ngampus dan pergi ke suatu tempat yang sudah ngga asing lagi di telinga kita semua yaitu mall.  Tepatnya aku ke Plaza Medan Fair atau orang awam biasa nyebutnya Carrefour.  Aku pergi sendiri ke sana dengan tujuan ya beli hape.  Berhubung karna hapeku udah aku kasih ke kakakku yang dimana alasan aku memberikannya hapeku adalah karena aku ngerusak tablet yang dia pakai selama ini, yang dimana tablet itupun adalah milikku juga, hadiah ulang tahunku yang ke-sekian. Well karna kakakku butuh smartphone sebagai alat komunikasinya jadinya aku ngasih aja hapeku yang oppo neo 7 kepadanya.  Lagipula aku ingin beli hape baru yang specnya lebih tinggi dari neo 7ku sebelumnya. 

Seperti biasa, aku ngadain penyelidikan awal soal spec smartphone dahulu sebelum beli. biar ngga ketipu dan ngga rugi pas udah dibeli.  Jadi setelah aku baca dan nonton beberapa review tentang smartphone yang paling digemari saat ini, aku mulai tertarik sama ðŸ“± xiaomi note 3 pro.  Hal pertama yang bikin aku suka adalah specnya yang tinggi dan hal kedua adalah harganya ngga bikin bangkrut.  Yahh ngga bisa dipungkiri, pengalamanku beli smartphone mulai dari merk samsung, LG, asus, dan oppo ngasi informasi akan ada penurunan harga setiap bulannya enakan munculnya variasi baru rntah dari brand itu sendiri ataupun dari brand pesaingnya dengan harga yang lebih murah.  Sederhananya, aku beli samsung young terbaru waktu dapet beasiswa dengan harga 1,3juta. Beberapa bulan kemudian harganya jatoh ke angka 800ribu. Hal yang sama waktu aku beli oppo neo 7, padahal ini barang udha lama beredar bahkan udah ada oppo versi neo 9 dan oppo f1s yang specnya lebih tinggi ketimbang neo 7, tapi harganya masih stabil di angka 2,1 juta. Ehh..  sayangnya setelah beberapa bulan kemudian harganya jatoh ke angka 1,8 juta.  Dan kemaren aku nanya di toko hape ternyata harganya udah makin anjlok lagi ke 1,7 juta.  Kata si embaknya sih karna kemunculan hape yang punya body dan spec yang 11-12 ama oppo, tapi harganya lebih murah, yaitu vivo. Yaa begitulah persaingan di pasaran. 

Well memang ngga bisa dipungkiri sekarang banyak sekali brand yang ngga terlalu tenar ngeluarin produk yang oke punya dengan harga terjangkau.  Aku sendiri bukan tipe makhluk yang termakan oleh brand tenar. Pokoknya kalo aku suka barangnya,  ya aku beli.  indikator kesukaanku terhadap barang itu ya specnya dan harganya tentunya. Dan aku tipe orang yang suka ngoleksi gadget, artinya aku ngga beli hape sekarang kemudian aku suka tipe yang diatasnya kemudian aku tukar tambah hapeku dengan hape baru.  Kenapa? Bukan karna aku ini anak orang kaya, bukan juga karna aku ini sok jago, bukan juga karna hape aku cepat rusak. Alasannya simpel, harga jual hape hancur sehancur hatiku pas diputisin.  Yup, jujur aku pernah pengen jual oppo neo 7 ku setelah 3 bulan pemakaian.  Artinya masa garansinya belum habis, dan toko yang mau beli hanya nawar harga 900 ribuu. Hatiku hancur, pikirku masa pakai yang hanya 3 bulan memakan biaya 1,2juta rupiah doooonggg.  Soalnya aku belinya 2,1juta meskipun waktu aku mau jual lagi harga oppo neo 7 barunya udah turun ke 1,8juta. Ngertikan??
Makanya aku ngerasa rugi aja kalo mesti jual dengan harga segitu dan nambah lagi sejuta buat belu oppo A37. Mending aku cari produk lain yang harganya 11-12, tapi specnya lebih tinggi atau minimal setara laaa..

VOILAAAA..
Akhirnya aku menjatuhkan pilihan ke Xiomi Redmi Note 3 Pro. Harganya sebelum aku tawar 1,9 juta. Tapi setelah aku tawar, hanya mau turun 50.000 aja, dengan iming-iming dari si embaknya bakalan ngasi tempered glass. Ya aku rugi lah.. tempered glass masa 50ribu. Kalo aku beli di toko online paling harganya 20.000 aja. 

Jumat, 20 Januari 2017

APA ITU PROSIDING - SEMINAR NASIONAL BIOLOGI ?

Diposting oleh Pebri Haloho di 09.47 0 komentar
Well, karena aku itu orangnya suka berbicara -walalupun ngga jelas- sekarang aku mulai jadi pembicara di seminar nasional II Biologi dan pembelajarannya di kampus kami yang baru-baru ini sudah terakreditasi A itu. :D

Hahahaha :D

Jadi, ceritanya waktu masih semester 3 ( Juli - Des 2016) aku ikut seminar nasional karena kami diwajibkan ikut seminar, dan harus berpartisipasi jadi pemakalah sebagai syarat kelulusan. Sebenarnya aku yang basicnya suka NGOCEH ini ngga ada masalah dengan hal tersebut di atas, namun .. (cie NAMUN) yang menjadi masalah adalah ketika aku ngga punya materi untuk dipresentasikan. Jreenngggg!!!!

Soooo.. aku buat hasil mini riset kami di matakuliah -dan disetujui oleh dosen dan kaprodi- menjadi sebuah penelitian dan itulah yang aku seminarkan. YUHUUUUUUU... *siul siul*

Dan baru sekarang aku dikasi Prosidingnya. WOW sekali yakan.. Kalo kalian Klik kata PROSIDING ntar langsung ada tab baru yang kebuka, nah itu dia prosidingnya. Kalo kalian mau liat karya aku, langsung jump aja ke halaman 122. :)

Di dalamnya juga ada banyak karya tulis dari skripsi pendidikan, ataupun penelitian di bidang sains murni khususnya biologinya. Baca aja.. ngga dosa kok.

Oke, gitu aja deh. Sampai berjumpa di postingan berikutnya.. BHAAAYYYYY..

Kamis, 12 Januari 2017

DIARY ONLINE - Januari 2017 : CUAP-CUAP AJA :D

Diposting oleh Pebri Haloho di 10.56 0 komentar
Entah kenapa aku mulai ngerasa kalo semakin tua, semakin kesini aku makin ngga punya semangat. Apalagi saat-saat dimana aku harus bekerja dan kuliah akhir tahun lalu, wiihh.. parah.. ngga ada motivasi sama sekali. Ngerjain tugas kampus males, ngerjain tugas sekolahan males, kerjaanku hanya makan abis itu ngantuk abis itu tidur. Aku ngga bisa fokus dan bahkan ngga tergerak sedikitpun untuk ngerjain tugas. Akhirnya hal yang paling mengerikan dalam kehidupan seorang cewek harus aku lalui, yaitu kegemukan. Ohh God.. aku nimbang berat badan aku udah 62 kilogram !!! WTH!!!

Aku males gerak, jarang olahraga dan semakin lemah, gampang sakit, dan makin ngga terkontrol -makan. Aku juga bingung, kenapa badan aku makin gemuk, tapi stamina aku makin DROP!!

Tiap bercermin, aku bingung gimana caranya supaya lemak yang menumpuk di badan ini cepat-cepat hilang. Aku nyuci kain banyak, keringetan banyak, abis itu kecapean, terus makan banyak lagi, terus ngantuk lagi, dan tidur lagi. Alhasil sama aja. Energi yang aku keluarkan itu udah tergantikan sama makanan yang aku makan dan tidur yang aku kerjakan ngga nguras makanan itu. Berat badan makin menjadi-jadi. Pas aku pulang kampung, aku nimbang berat badan aku udah 64 kilogram aja.. Seeeetttttt daahhhh.. Anak dinosaurusssss ... -_-"

Untungnya tahun 2017 ini aku punya sedikit motivasi untuk mengerjakan sesuatu, walaupun itu absurd, ngga jelas, ngga ada manfaat dan tujuannya. Hahaha :D
JUST DO IT FOR FUN aja..

Aku ngga suka yang ribet, jadi aku coba hal yang paling aku gemari mulai aku SMP. Yaitu nulis, dulu waktu SMP aku suka nulis cerita yang agak serius. Awalnya sih kata mamaku aku udah mulai suka nulis dari sejak kecil. Sejak dalam kandungan. Eh.. bukan! Sejak aku tahu baca dan tulis. SD kelas 2 laahh.. Dimana aku suka berimajinasi dan nulis surat-suratan, terus nulis cerita-ceritaan.. ya sama kek sekarang.. absurd juga, ngga jelas juga, ngga bermanfaat juga, dan ngga bertujuan juga. WKWKWKWKWKWKWK :D Makanya kalian bisa baca tulisan ini sekarang, ngga usah heran, ngga usah takut. Ini cuma untuk mengisi kekosongan. Ciiyyeeeehhhhhhhh ........ :)

Aku udah lama ngga buka blog aku, karna aku udah keseringan posting foto selfie-selfie aku di IG (mending kalo yang ngelike banyak) dan juga aku jadi suka bikin video, walaupun ngga semua video yang aku buat akhirnya aku posting ke channel Youtubeku. Tapi aku mulai jenuh dengan semua media sosial itu. Aku seperti orang yang mengharapkan perhatian orang lain dari jumlah like, jumlah followers, jumlah viewers, jumlah subscribers. Aku mulai mikir hal-hal yang mungkin disukai orang biar dapet sorotan yang banyak. Terserah siapa aja yang akan ngeliat dan ngelike, yang penting banyak.

Pada dasarnya aku ngga begitu, aku suka nulis ya.. nulis.. aku suka buat video, ya aku shooting.. aku suka gambar, ya aku gambar.. aku bahakan suka ngomong sendiri di depan cermin, ya aku ngomong-ngomong ngga jelas sendirian. WKWKWKWKWK :D Aku ngga pernah nargetin orang harus apresiasi hasil kerjaku. Tapi sekarang kayaknya kok berubah ya? Semenjak negera api menyerang, aku jadi ngga bebas berekspresis dan ngga produktif sama sekali. Ngga tau kemana ide yang ada, aku ngejar sesuatu yang ngga ada wujudnya, dan kalaupun tercapai target itu ngga ada gunanya juga. Seperti orang bodoh aja. Kali ini aku mulai mencoba untuk bangkit. BANGKIT DARI KETERPURUKAN SELAMA INI!!

OOhhh.. sungguh umur 20-an ini membingungkanku ~

Senin, 20 Juni 2016

PPPT First Episode

Diposting oleh Pebri Haloho di 09.40 0 komentar
Berawal dari ke-SUNTUK-an yang kami rasakan, kisah ini hanya sepenggal cerpen yang ngga penting sama sekali untuk dibaca. Cuma mau ngepost hal-hal yang mainstream yang kami alami selama ini.

Sepulangnya kami dari hotel *******, aku dan rekan kerjaku kembali ke kantor untuk mengkonfirmasi bahwa orang yang kami ajak ke hotel tersebut telah berpulang, eh.. PULANG ke rumah masing-masing. 
Pertanyaan:
Isilah bintang-bintang di atas! 
Hahaha :D Becanda ih! Serius amat. Itu bukan hotel bintang 7, emangnya obat sakit kepala? Aku cuma ngga mau nge-ekspos nama hotel tersebut secara terbuka, anggap saja nama hotel itu hotel POLONIA. Lah... tersebutkan! -_-

Hari itu adalah hari aku terpaksa meninggalkan perkuliahanku untuk mendampingi beberapa orang yang dipilih untuk melaksanakan penelitian tingkat remaja, singkatnya saya jadi mentor mereka. Setelah seharian cuma duduk-duduk dan mendengarkan pengarahan dari panitia. Sepulangnya kami dari hotel itu, aku dan Paian -rekan kerjaku yang telah kusebutkan di atas tadi- kembali ke sekolah. Orang yang masih tersisa di sekolah hanya tinggal Ms. Tugel dan Pak Paulus, waktu itu memang wajar semua teman-teman yang lain sudah pulang, pasalnya kami touch down di sekolah sudah petang dan suasananya mendung-mendung ngga jelas gitu. 

Tugel masih bersantai di piket, dan Paulus masih sibuk dengan koreksiannya di kantor guru. Aku dan Paian mendapati mereka dengan keadaan lelah, letih, lesu, dan lapaaaarrr! Naasnya, botol minumanku di dalam tas malah terbuka, so benda-benda di dalamnya basah. "Oh God! Why is this happening to me?". Ku keluarkan isi tasku dan ku angin-anginkan di depan kipas angin kantor. Sementara itu Paian dan Paulus bercakap-cakap tentang honor menjadi pendamping di hotel itu.

Aku mengeluh karena lapar, gitu juga dengan Paian. Tapi tidak banyak hal yang dapat kami lakukan karena jika kami ingin membeli makanan ke luar, kami harus mengeluarkan energi ekstra lagi. Dan itu yang aku hindari. Aku memberikan ide cemerlangku, "Pak Polus, gimana kalo bapak aja yang beli ke luar makanan kita? Bapak kan punya kereta." Untungnya Paulus mengiyakan. "Iya, apa yang mau di beli?" katanya. Terus kami berdua bingung. Krik krik krik.

Selagi kami asyik dengan kebingungan kami, cuaca di luar semakin mendung saja. Aihh.. Harapanku dan Paian mulai surut untuk bisa ngisi perut. Kemudian Paulus bilang "Udah mau hujan, ayok la kita ke tempat makannya langsung aja, abis itu langsung pulang kita." kata Paulus. Lalu aku ngajak Tugel untuk ikut dengan kami. Akhirnya kami langsung cuss... berangkat ke suatu tempat makan yang ngga bisa aku sebutkan namanya langsung.

Selasa, 29 Maret 2016

Objek Wisata Murah Meriah Pematang Siantar

Diposting oleh Pebri Haloho di 16.46 0 komentar

Kata kakak aku, nama tempatnya TIMURAN. Ngga ngerti juga kenapa disebut begiu, mungkin karena letaknya agak ketimur dikit kali ya :D 



Ini kali pertama aku pergi ke tempat ini, sebenarnya aku ngga terlalu berekspektasi tinggi tentang kolam renang TIMURAN ini. Dalam pikiranku cuma aliran sungai biasa, yang ngga jauh lah sama sungai-sungai deket rumahku. Tapi, berhubung karena cuaca sangat amat gerah rah rah rah.. aku ikut aja waktu diajakin berenang. Dan semua keluarga juga ikutan.

Perjalanan kami tempuh dari Batu lapan, Pematang Siantar ke lokasi tujuan wisata -ciieehh wisata.. :D- kira-kira sekitar 45 menit, ya.. itu juga karena banyak singgah-singgahnya di jalan. Kalo boleh berpendapat sedikit untuk objek wisata seperti itu, jalan yang kami tempuh kurang ditata sedemikian rupa, jadinya diperjalanan kurang bersemangat, ditambah lagi di jalan udaranya panas dan kering. 


Sesampainya kami di lokasi, yang aku lihat semacam kebun sawit yang udah ngga produktif lagi, banyak juga kedai-kedai penjual makanan, dan pakaian. Dari lokasi parkir, sama sekali ngga kelihatan sungainya, karena posisi pondok persinggahan pengunjung dan kios-kios tukang jual makanan dan pakaian agak ramai, dan menutupi sepanjang aliran sungainya.

Sangkin penasarannya, aku langsung aja eksplore tempat pemandian itu. Dan.... Ketemulah ...



Ini tempat luar biasa, airnya jerniihh.. aku bingung kenapa bisa airnya sejernih ini. Kalo dikasih kaporit kayanya ngga deehh...

Kmai tiba di lokasi, sekitar jam 10-an gitu, jadi belum terlalu banyak pengunjung yang datang. Kolamnya ada banyak... baaaaaanyaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkk *udah kaya iklan tokoped* Ini hanya salah satu kolam yang aku foto. Air di setiap kolamnya ngalir terus menerus, aku sampai bingung dari mana sumber airnya datang. jadi aku melanjutkan perjalanku ke arah sumber airnya.


Makin jalan ke arah sumber mata air, makin seru aja pemandangannya. Lihat tempat ini aku jadi ingat Teroh-Teroh Waterfall, yang kita kesana cuma buat nganyut-nganyutan aja. Hahahaha :D Basicly sama, airnya jernih, ada alirannya, bedanya cuma kalo teroh-teroh masih alami sekaaliiii, kalau disini tempatnya emang udah disetting jadi begitu. Hahahaha :D


Nah, ngga lama kemudian aku ketemu sama seorang bapak yang lagi nampung air di kolam. Wah, ternyata bapak itu namung air langsung dari sumber mata airnya loh.. Liat kejernihan airnya udah sebelas dua belas kayak AQUO :D Hehehehehe :D



Ini aku kasih fto aku pas nganyut-nganyutan ngga jelas. Hahaha :D I enjoy this place, and hope you enjoy my story. See ya!!
 

THINGS TO REMEMBER Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea